MENJAGA KEBAHAGIAAN
Assalaamu'alaykum..
Salam bijak untuk kita semua.
Kehidupan ini selalu mengalami keadaan yang berubah . Tentu sudah menjadi KehendakNYA. Dari keadaan itu , diantara kita pula menerima , menyikapi , memahami dan merespon atau berprilaku dengan yg berbeda pula. Karena kita diberi kemampuan yg tidak sama , melihat dari sudut pandang yang berlainan , dari lingkungan , kondisi , pengaruh atau sebab sebab yang tidak sama , dan lain lain.
Hal ini sangat lah wajar , dalam kenyataan kehidupan kita.
Dan ahirnya akan kembali pada ; bahwa Semua itu adalah KehendakNYA. Hakikinya Dia lah .yang mengendalikan , mengatur , menjadikan semua itu.
Tercipta demikian , tentulah bukan secara kebetulan , bukan pula hanyalah sebagai penciptaan yang sia sia - tidak berarti , tanpa maksud dan tujuan. Tentu tidak demikian. Kita harus dalam keyakinan bahwa ; Setiap keadaan yg tercipta , yang terjadi itu ada maksud dan tujuan yang Jelas untuk kehidupan kita di dunia dan untuk kehidupan abadi di alam akhirot.
Ada kehendak atau keadaan keadaan yang baik -- ( apakah itu terlihat baik , ni'mat , nyaman , menyenangkan ; atau sebaliknya , terlihat kurang baik bahkan terasa pahit , berat , tidak menyenangkan tetapi disikapi dengan benar dan baik yang ahirnya berubah menjadi "buah" keadaan yang baik ) -- untuk ini Allaah mempersiapkannya pada hamba hambaNYA yang di qodar baik.
Ada pula kehendak / keadaan keadaan yang jelek , yang dipersiapkan untuk hamba hambaNYA yang di qodar jelek.
Atau keadaan yg baik , tapi karena sudah dlm qodar yang tidak baik - sehingga menyikapinya , memahaminya , memperlakukannya dengan tidak benar , sehingga hasil ahirnya juga menjadi tidak baik.
Juga ada Perintah perintah NYA yang punya maksud dan tujuan yang jelas .
Misalnya ; perintah untuk "Fastabiqul.khoyrot" : berlomba lomba untuk berbuat kebaikan.
Kendati demikian , banyak Hamba hambaNYA , yang masih "dzalimu li nafsi" : masih mendzolimi dirinya sendiri.
Sikap perbuatan nya , menyebabkan merugikan dirinya , berakibat jelek pada dirinya. Barangkaki juga kita sendiri. Misalnya : sudah tahu hukumnya , larangan.nya , tetapi sengaja di langgarnya. Tidak ada alasan yang dibenarkannya. Inilah ke dzaliman nya.
Yang lebih parah dan dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar , yaitu kedzoliman yang besar . Berupan
pengingkaran , ke tidak imanan terhadap kebenaran Aqidah / agama Allaah SWT.
Semoga kita semua senantiasa ditetapkan dalam Hidayah Taufik , keimanan terhadap kebenaran Aqidah Allaah ( dan RasulNYA ). Karena Hakikatnya , Pol nya ni'mat yang akan dirasakan sampai di alam akhirot adalah ni'mat Hidayah Taufiq ini / ni'mat Iman. Yang akan memancar dari lisan , qolbu dan prilaku.
Adalah kebahagiaan yang sesungguhnya apabila dalam hidup dan kehidupan nya selalu dalam kebenaran , kebaikan , dan dapat bersikap - berprilaku bijak - juga terhadap sesama . Sehingga siapapun yang ada di sekitarnya akan selalu merasakan kedamaian , manfaat kebaikan.
Kita semua pasti akan berharap dan berjuang untuk bisa meraih dan menikmati keadaan itu. Tapi tidak sedikit orang yang belum berhasil mencapai keadaan itu.
Inilah Dunia yang selalu berpasang pasangan . Ada yang baik , ada pula yang jelek.
Ada bahagia , ada derita. Ada yang berhasil , ada yang gagal. Dan seterusnya.
Yang sudah dalam kebenaran , kebaikan , dalam keberhasilan , dalam kenikmatan , tentu tidak terus berdiam diri. Setidaknya dia berupaya untuk mempertahankan keadaan itu dengan berbagai ihtiyar nya. Bahkan semakin semangat secara lahir bathin dalam ihtiyarnya.
Antara lain :
* Membiasakan Hidup sederhana.
Dengan.menata sikap dan prilaku hidup yang mudah , berimbang , tidak berlebihan , sekalipun diberi banyak kelebihan , kecukupan , tetep bisa tampak biasa saja tidak selalu menunjukkan kelebihannya. Tidak suka pamer , riyak , dan.lainnya.
* berusaha untuk tetep jadi penyabar.
Selalu menerima.keadaan dengan tulus.
Bisa menjalankan kewajibannya sesuai kemampuannya.
Bersikap bijak terhadap perbedaan.
Bisa mengendalikan diri , mengubur emosinya.
Sibuk menginstropeksi diri , tidak ghibah ,san.lain lain.
* banyak bersyukur , karena nyatanya , Anugerah-ni'mat Allaah itu masih lebih banyak yang ada pada dirikita. Daripada kewajiban yang kita tunaikan.
Sungguh tak terhitung banyak nya , ni'mat Allaah yang telah kita rasakan.
Dengan bersyukur , hati akan semakin menjadi damai , tenang.
* banyak berdoa.
Kita menyadari keterbatasan kita.di sisi yang lain , Kebutuhan kita yang belum tercukupi sepenuhnya. Dan kita meyakini , Tidak ada Yang dapat merubah qodar , kecuali doa.
Allaah mengabulkan doanya dan merubah qodar pada hambaNYA.
* menebar kebaikan.
Bahwa kebaikan itu selalu bertumbuh dan akan bersama sama dengan yang baik pula. Bahkan Allaah mengganti nya dengan lipatan kebaikan.
Siapa yang menebar benih kebaikan , maka dialah yang panen menerima manfaat baiknya itu.
Selalu ..pikiran dan hatinya , dijadikan damai bahagia karena bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain.
Sekecil.apapun usaha kita untuk menyenangkan orang lain / sesama adalah simpanan yang akan mengalirkan kebahagian kepada diri sendiri.
Semoga kita semua sll dlm pertolongan Allaah , untuk bisa memberi manfaat kebaikan pada yang lain. Sehingga semua kita menjadi baik bersama. Dan bahagia bersama .
InsyaaAllah.
Aamiin
Komentar
Posting Komentar