Hidup Damai Bertetangga

Tidak ada habisnya membahas kehidupan bersama , karena kita sebagai mahluq  sosial , yang selalu  saling membutuhkan  satu sama lainnya. Terlebih  orang orang terdekat  diluar keluarga  yaitu  tetangga.
 
Tetangga kita  , baik  dari keluarga sendiri , sanak saudara   maupun  orang orang  diluar keluarga / warga baru  yang  bertempat dlm satu lingkungan  Rukun Tetangga (RT). Semuanya adalah orang orang terdekat kita , orang orang yang sering kali berhuhungan , yang saling berbagi / saling menerima kebaikan kebaikan dengan kita .

Dalam kebersamaannya  -- kita bertetangga / bermasyarakat -- muncullah  sikap , prilaku  yang kemudian menjadi kebiasaan  kebiasaan atau budaya bersama. Yang selanjutnya  menjadi  norma  sosial  yang kuat. Norma sosial ini  sifatnya mengikat dan mengatur setiap warganya. Lalu dijadikan  tatanan sosial yang harus di ikuti dan dipatuhi  oleh  setiap  warganya. Bahkan warga  barupun dituntut bisa melakukan  penyesuaian yang bijak.

Tatanan sosial yang harus dijaga  bersama dan  dilestarikan  kebaikannya  , menuntut adanya  figur  ,  tokoh atau  warga yang ditokohkan , sebagai  penata , pengarah , penggerak , pengendali  dan fungsi  fungsi  kepemimpinan.lainnya.

Dengan adanya kepengurusan ,  misalnya di tingkat RT -- yang lahir dari proses  permusyaratan  atau pemilihan  warga RT , merupakan wujud dari kebersamaan  warga.  Warga  mempercayakan sebagian kebutuhannya  dalam  kehidupan bertetangga ( di luar masalah keadministrasian  dibidang pemerintahan )

Kesadaran warga  dalam  mematuhi  tatanan sosial yang ada lnl  adalah  sangat penting.bahkan harus  merasa  menjadi  bagian kewajibannya sebagai warga masyarakat / warga  bertetangga. Apabila setiap warga  dalam berbicara ?, bersikap , berprilaku tidak semestinya ,  semaunya sendiri , tidak mempedulikan hak  orang lain  , maka rusaklah kehidupan nya. Karena yang terjadi adalah  timbulnya gesekan gesekan , permusuhan permusuhan , saling curiga , saling menyalahkan  , saling merendahkan  ..sehingga hidupnya  tidak ada keharmonisan , tidak ada kedamaian , tidak ada rasa aman , tidak ada kebahagiaan, hidup dalam kehawatiran ,  kecemasan , ketakutan  , dan lainnya.

Sebagai modal  dan upaya   dalam kebersamaan hidup bertetangga  adalah dengan  memiliki  dan mentauladani  sifat sifat luhur   seperti :
Sifat jujur , amanah  ,  peduli/ empati , aris bijaksana , dalam kebaikan , dermawan , teposliro ,  bisa kerjasama yang baik ,  positif thinking , sabar dan bisa mengendalikan diri , saling tegur sapa  , saling pengertian dan bisa menjaga perasaan orang lain. Saling mendukung dan memperkuat  setiap giat giat sosial dan sifat baik lainnya.

 Jika  diantara kita semua sebagai warga bisa  mewujudkan sifat sifat luhur tersebut dan dapat  mengkomunikasikan dengan baik  dan bijak antar  sesama warga    atau antara warga dan pengurusnya , maka senantiasa  akan Saling membahagiakan sesama warga  / bertetangga.

Semoga  Allaah memberikan kemudahan  pada kita semua

Aamiinn



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJAGA KEBAHAGIAAN

'ALIM : ORANG YANG MAU MENGAMALKAN ( ILMUNYA)

Berbagi Manfaat Baik