Berilmu lalu berbuat
Salam Damai dan sejahtera selalu.
Syukur Alhamdulillaah ... atas pemberian Allaah : ni'mat sehat , longgar, bisa saling berbagi pengalaman dan ilmu , saling mendoakan baik dan nikmat nikmat lainnya yg tak terhitung.
Sejak dlm kandungan , lalu terlahir , masa balita dan seterusnya , Anak - termasuk kita , menyimpan pengalaman pengalaman hidup dari org org terdekatnya , dari lingkungan sekitarnya , lingkungan pendidikan formalnya dll , sehingga anak / kita , telah memiliki bekal pengalaman , memiliki pengetahuan , memikiki ilmu yang nanti menjadi pijakan dalam bersikap , berbicara , berbuat dan lainnya.
Sangatlah penting , pencapaian pengetahuan atau ilmu itu , karena berpengaruh besar terhadap produktifitas seseorang utk sll berkarya - ber amal bhakti , berinovasi , selalu mengembangkan ilmunya secara sistematis untuk kualitas hidup nya dan kehidupannya.
Konsep , gerakan belajar atau pendidikan seumur hidup , Sangat tepat dan perlu terus diwujudkan dalam kehidupan ini.
Puncaknya adalah ilmu akan menjadi pelita , penerang terhadap jalan yg akan dilalui utk mencapai kesuksesan. Sukses dalam kebenaran dan Menjadi Bijak.
Dalam kaitan keyakinan - keagamaan
( keislaman yang kami pelajari ) bahwa menuntut ilmu ,hukum nya : wajib.
Sehingga para orang tua senantiasa mengupayakan anak anak nya punya bekal ilmu yang banyak , yang luas ,.
Baik dengan pembajaran sendiri di rumah , dengan mendatangkan ustadz ustadzah,
Disekolahkan di lembaga pendidikan keagamaan , sekolah yang ada pondok pesantrennya.. Hal ini karena tujuan yg mulya orang tua ;
supaya anak nya menjadi ahli ilmu dan memiliki kefahaman , keteguhan hati dalam menjalankan keagamaannya.
Menjadi ahli ibadah dengan dasar ilmu , bukan beramal ibadah atas dasar "katanya per kata an orang".
Kita merasa bersyukur dan berterima kasih pada orang tua kita , pada guru guru kita , ustadz ustadzah kita , yg telah ihlas mendidik , mengasuh , membagikan ilmu ilmunya pada kita. Teriring doa semoga menjadi 'ilman nafi'an dan mengalirkan pahala jariyah. Aamiin.
Seiring bergulirnya waktu , dengan ni'mat hidayah , ni'mat sehat dan longgar dari Allaah , semakin menyadarkan hambanya utk terus menuntut ilmu. Baik untuk ilmu keutamaan ( yg membantu menambah kemudahan dalam urusan kehidupan dunia ) , maupun ilmu ilmu pokok dalam keagamaan ( dalam islam : ilmu al qur an dan asSunnah.
Dalam.hal pengamalan ibadah , ilmu menjadi sangat penting , ( bahkan sebagian kita/muslim , sangat memahami , menjadi keharusan - hukum wajib) untuk dicari , untuk dimiliki , dengan proses pemindahan ilmu yang bersandar / ber sanad -( dari guru , Gurunya guru dst. )
Untuk landasan pengamalan keagamaan nya / ibadahnya , dengan tujuan menjaga kebenaran dan kemuhlisan ibadahnya.
Oleh karena itu diterangkan pula bahwa
* janganlah berkata / berbuat (dlm urusan agama atau ibadah) , yang belum kita ketahui ilmunya...
* berilmu dulu baru beramal ibadah ( sesuai dgn ilmu yang dipelajarinya secara benar).
Di sinilah yg membedakan dengan ilmu keutamaan ( selain ilmu agama ), yang bisa kita peroleh secara autodidak.
Semoga kita bisa istiqomah dlm mencari ilmu , sehingga :
semakin tinggi capaian derajat yg diberikan Allaah,
Semakin dimudahkan oleh Allaah jalan menuju JannahNYA.
Dan diberi kemampuan dan kesempatan untuk bisa mengamalkan ilmunya. Sehingga tdk menyebabkan dosa.
Aamiinn
masyaAllah..luar biasa
BalasHapus