Selamatkan Beban Hati

Assalaamu'alaykum...
Salam  bahagia untuk kita semua.

Mencari ilmu tidak terbatas  dengan waktu. Kapanpun  kita  bisa menyempatkan untuk  mencari dan mendapatkan  ilmu. Apalagi ilmu yang  manfaat untuk kehidupan dunia  dan kehidupan  akhirot. Kadangkala diantara  kita  rela menggeser  acara  yang lain  untuk mendahulukan acara mencari ilmu ini.

Suatu waktu , saya ikut dalam kajian majlis ta'lim  , dengan pemateri  Ustadz  H. Ali  N.  Sebagian  dari materi  yang dikajikan  adalah sebuah  hadist  ( HR  Ath Thobronì ) yang  terjemahan nya seperti ini : 
... dan  Nabi Muhammad SAW bersabda :  barangsiapa  dalam suatu pagi ,  dunia(wi)  yang dijadikan  lebih besarnya  cita citanya orang itu   maka  tidak ada  dari Allaah  di dalam sesuatu ( Allaah  tidak  memberikan balasan pahala ) ,  dan   Allaah  menetapkan dalam hatinya orang itu   pada 4 perkara ;
* kesusahan yang tidak terputus dr orang itu  selamanya.
* kesibukan yang tidak  selesai  dari orang itu selamanya.
* kekurangan  yang tidak sampai pada kecukupannya selamanya.
* angan angan yang tidak  sampai pada tempat  sampainya  selamanya.

Barangkali kita sudah pernah  mengkajinya dan sudah  bisa memahaminya. Rasanya Tidak berlebihan  dan kita berharap  bisa mengambil  hikmah dan manfaat untuk kehidupan kita ke depannya.

Dari kontek / isi  materi ilmu di atas , banyak hal  yang tersirat di dalamnya ,  yang bisa kami pahami. Setidaknya  secara  pemahaman sederhana , yaitu :
Bahwa setiap aktifitas kita  tidak lepas  dari perkara   niat.  Kita  ingat  bahwa  kewajiban utama kita   sebagai mahluq  Allaah (beragama) adalah  beribadah kepadaNYA. Sehingga  apapun yang akan kita  jalani / kita kerjakan  haruslah  bernilai ibadah.  Untuk  mengawali  arah ke nilai ibadah itu   --  seperti  menjadi hal wajib  untuk menata hati kita  dalam niat ibadah. Niat ibadah  adalah  niat akhirot , niat untuk tujuan  mendekat pada  Allaah , niat untuk meraih Ridlo dan Rohmat Allaah ,  harapan pertolongan dan balasan pahala dari Allaah.

Jika tidak tertata  niat karena Allaah  , yang berarti  hanya  untuk  dunia(wi)  , maka  akibatnya atau hasilnya  adalah sebaliknya. Bisa sekedar  dapat dunia  atau  juga  bisa tidak didapat. Dan yang bisa  kita pahami dan  kita  yakini , bahwa: 
* Allaah tidak  memberikan balasan pahala / kebaikan di akhirot.
* Allaah akan menjadikan hatinya  dibuat selalu merasa  susah , sedih , tidak menemukan kebahagiaan  , walaupun  kadang sudah terpenuhi  apa yang diharapkan / yang dibutuhkan  tetapi tetap  hatinya  dibuat merasa  susah.  Atau bahkan dalam keadaan  susah  karena kegagalannya ,  karena  mushibah  mushibah yang dihadapinya , atau  susah  karena beban hidupnya.
Semoga kita terselamatkan dari keadaan seperti itu.  Selalu ingat untuk niat ibadah  karena Allaah.

* Allaah akan  menjadikan sebagai orang yang  dijadikan  sibuk  berkepanjangan . Dalam hidupnya  tidak  menemukan  perasaan yang longgar , selalu  terasa sempit , rumit , tidak  bisa menikmati  hidup yang enjoy.

* Hatinya  dihiasi  dengan  perasaan  kurang . Selalu menekan dirinya ,  Tidak pernah merasa cukup. Sehingga sulit  untuk bisa  bersyukur  pada Allaah. Kakau keadaannya sepeeri itu terus  ahirnya bisa menabrak  rambu rambu yang ada. Sehingga tidak mempedulikan  lagi  hal yang benar atau salah ,  yang baik dan yang jelek. Yang penting  bisa di dapat.  Sudah di dapat yang satu , masih merasa kurang untuk.yang ke dua , ke tiga  dan seterusnya.

* Hidupnya  penuh dengan angan angan  yang tidak pernah menemukan jalannya untuk  mewujudkan  angan angannya. Hidup  seperti hanya  dalam  dunia hayalan . Yang ada  hanya  kata kata :  umpama . . ,  misalnya ... jikalau... 
dan terahir   ya   tidak  ada  hasil apapun.

Sahabat benar bijak ,  ternyata  menata niat  hati  itu , sebagai perkara  yang sangat  penting . Dan  sebagai salah satu syarat  diterimanya   setiap amal  perbuatan  kita  , amal kebajikan kita kalau  dimulai  dengan  niat yang benar , niat karena Allaah, niat mencari pahala.

Kalau  memulainya sudah dengan  niat yang benar ,  lalu disaat melakukan nya, di saat mengerjakan sesuatu  itu   ,  dan  setelah selesai  mengerjakannya   ya  tetap  dalam niat yang benar  pula.  Sehingga  Allaah senantiasa  memberikan pertolongan , Menyelamatkan  dari beban hati  , membebaskan  dari beratnya kehidupan , ditunjukkan  dan ditetapkan  dalam  jalanNYA yang benar.

Semoga  kita semua   termasuk  dalam  golongan   hamba  yang mendapat pertolongan  Allaah itu.
Hidup  penuh  dengan manfaat dan kebarokahan.
Aamiinn.







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENJAGA KEBAHAGIAAN

'ALIM : ORANG YANG MAU MENGAMALKAN ( ILMUNYA)

Berbagi Manfaat Baik